HASIL RUMBUK STUNTING AKAN DIPERJUANGKAN DALAM MUSEREMBANG KAMPUNG

Kung (18/10/2019). Untuk mensimulasikan hasil diskusi (FGD) terkait ketersediaan 5 paket layanan stunting di desa, yakni layanan KIA, Konseling Gizi Terpadu, Sanitasi dan Air Bersih, Perlindungan Sosial, dan PAUD, maka Pemeirntahan Kampung kung bersama masyarakat melaksanakan kegiatan “Rembuk stunting” . Pra-Muserembang /Rembuk stunting dilakukan berdasarkan data hasil FGD tingkat Desa dengan format yang telah diisi oleh kelompok. Selanjutanya, masuk ke pembahasan dengan memaparkan hasil diskusi tadi, minta masukan kepada OPD Kabupaten/Kecamatan dengan materi yang dibahas dalam Rembuk Stunting adalah sebagai berikut:

  1. Sosialisasi potensi penggunaan APBKampung dalam pencegahan stunting.
  2. Presentasi hasil pendataan setiap dusun (kelompok) yang meliputi Peta Sosial dan penggalian gagasan.
  3. Tanggapan dan perumusan hasil pendataan oleh Desa dan UPTD/OPD terkait.
  4. Menyepakati penggunaan satu data sasaran prioritas sebagai dasar untuk pelaksanaan program pencegahan
  5. Sosialisasi 5 paket layanan pencegahan stunting, termasuk pengukuran tinggi/panjang badan bayi melalui layanan Posyandu.
  6. Usulan kegiatan pencegahan stunting, baik untuk diusulkan dalam dokumen perencanaan Desa maupun kegiatan tahun berjalan melalui perubahan APB Desa
  7. Informasi potensi dukungan dan tanggapan pencegahan stunting oleh OPD.
  8. Komitmen Desa untuk pembiayaan kegiatan pencegahan stunting melalui APBKampung.
  9. Menyepakati strategi konvergensi pencegahan stunting tingkat Kampung.
  10. Usulan kegiatan prioritas masing-masing OPD untuk pencegahan stunting di luar kewenangan Kampung
  11. Sosialisasi penggunaan scorecard sebagai alat pemantauan 5 paket layanan

Pra-muserembang (rembuk stunting), merupakan langkah terakhir dari tahapan kegiatan perencanaan konvergensi stunting. Outputnya adalah kesepakatan kegiatan konvergensi stunting yang akan diajukan kepada Kampung. Akhirnya, untuk mengajukan usulan yang telah disepakati adalah dengan mengisi format RKPK yang digunakan untuk menyusun daftar usulan kegiatan pencegahan Stunting. Dengan harapan, usulan tersebut menjadi prioritas untuk dilaksanakan pada tahun 2020 mendatang.

Terkait masalah pencegahan stunting reje kung Irham, A,Ma.Pd juga berpesan kepada seluruh masyarakat khususnya bagi sasaran 1000 HPK agar melakukan pencehagan dini dimulai dari keluarga masing-masing, jika ada kendala mengenai kesehatan 1000 HPK agar berkonsultasi dengan Pengurus Harian Rumah Desa sehat (RDS), disamping itu Reje juga berpesan kepada Ibu kader Poyandu, Bidan Desa dan KPM agar meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya pada sasaran 1000 HPK. setelah acara ini berakhir Tim Penyusun RKPKampung telah mengantongi beberapa usulan kegiatan yang telah disepati dalam Rembuk Stunting diantaranya,

  1. Peningkatan sarana/Prasarana Kesehatan
  2. Pelatihan Kader Kesehatan dan KPM
  3. Pembangunan/Renopasi Jamban Bagi Sasaran 1000 HPK yang belum memiliki jamban sehat,
  4. Sosialsai Gizi Bagi Warga
  5. Peningkatan Makananan tambahan bagi anggota posyandu dan pada Sararan 1000 HPK yang mengalami masalah pada kesehatan/gizi akan diberikan perlakuan Khusus,
  6. Peningkatan sarana/Prasarana PAUD (Pengadaan APE)
  7. Penyelenggaraan PAUD Gratis.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan