Kesehatan

Kung (29/09/2019). 1000 Hari Pertama Keidupan (HPK) adalah fase pertumbuhan manusia yang sangat penting, apabila pada fase ini seorang ibu hamil dan anak tidak mendapat asupan Giza, Nutrisi, Protein dan vitamin yang cukup bisa saja mengakibatkan “Stunting”. Stunting merupakan salah satu kondisi kekurangan gizi. Dikatakan kronis karena terjadi pada waktu yang cukup lama. Anak stunting ditandai dengan tinggi badan yang lebih pendek dari teman sebayanya. Hal ini dikarenakan anak stunting mengalami gangguan pertumbuhan. Jadi, kasus stunting tidak muncul seketika, melainkan memerlukan proses waktu yang cukup lama. Namun tidak semua anak yang bertumbuh pendek dikatakan stunting. Sebagai contoh anak cebol, tidak dapat dikategorikan sebagai anak stunting karena anak cebol lebih disebabkan adanya kelainan genetik, bukan karena kekurangan gizi. Ibu hamil yang mengalami anemia atau kurus (kurang energy kronis disingkat KEK), jika tidak segera diatasi dapat menyebabkan bayi yang dilahirkan mengalami BBLR (Berat Bayi Lahir Rendah) atau lahir dengan berat badan di bawah 2,5 kg. Jika bayi yang dilahirkan dalam jangka lama juga mengalami kekurangan gizi, maka bayi ini berisiko akan menjadi stunting ketika masa anak-anak dan dewasa.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Mengingat hal ini sangat penting Pemerintah kampung sekaligus bersama masyarakat sangat mendukung pencegahan kasus ini yang harus dimulai di saat dini, oleh kerana itu pada FGD (forum Grup Discussion) 1000 HKP yang dilaksanakan di kampung kung pada tanggal 26/09/2019 harus benar-benar menemukan masalah yang di alami oleh Ibu Hamil dan orang tua anak 0 > 2 Tahun guna untuk ditingkatkan pelayan kesehatan Kampung, disamping itu juga pemerintah desa berharap agar ibu-ibu hamil dan ibu-ibu yang memiliki balita agar selalu mengikuti kegiatan posyadu dan juga berharap kepada Bidan Desa dan Kader Kesehatan agar meningkatkan pelayanan di Posyandu dan jika ada permasalahan di 1000 HPK agar segera laporkan RDS (Rumah Desa Sehat).